Apakah benar, rasa sayang dan cinta itu harus memiliki? Apakah untuk menyayangi orang yang kita cintai, maka kita harus menjadi kekasihnya? Jika apa yang kita lakukan ketika menjadi pacar, ketika melakukan pendekatan, dengan ketika kita tersakiti karena ditolak/diputus berbeda, aku bisa memastikan bahwa rasa sayang tersebut belum 100%. Rasa sayang itu hanyalah investasi agar kita mendapatkan balasan berupa sayang juga. Dan ini manusiawi sekali.
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 02 Juni 2013
Apakah benar, rasa sayang dan cinta itu harus memiliki? Apakah untuk menyayangi orang yang kita cintai, maka kita harus menjadi kekasihnya? Jika apa yang kita lakukan ketika menjadi pacar, ketika melakukan pendekatan, dengan ketika kita tersakiti karena ditolak/diputus berbeda, aku bisa memastikan bahwa rasa sayang tersebut belum 100%. Rasa sayang itu hanyalah investasi agar kita mendapatkan balasan berupa sayang juga. Dan ini manusiawi sekali.
Jumat, 12 Oktober 2012
“Jadi Hidup Telah Memilih, Menurunkan Aku Ke Bumi…”
Setelah sebelumnya, alunan nada dari album Suara Lainnya dan warna musik yg sangat fresh dari album Seperti Seharusnya menggema di kepalaku. Sekarang ini ada rangkaian kata-kata yang mengisi imaji ku dari sebuah buku. Masih dari mereka, sekelompok musisi yang menginspirasiku yang bertanggungjawab atas ketertarikanku pada musik.
Sabtu, 14 Mei 2011
Saya dapat kata-kata ini dari blog lain.
gile.. kata-kata nya menyentuh hati banget....
kamu mesti baca deh....
(^^)
Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman ?
Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat
Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan
dan ada orang orang yang tidak ingin kita tinggalkan
Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia
melainkan awal dari kehidupan yang baru
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba
Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka
Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli
terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya
dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih
bisa tersenyum
sambil berkata , " Aku turut berbahagia untukmu "
Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam
bebas lagi
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..
Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal
Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu,
Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri dan suatu saat kamu akan
menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu
Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan pilihan kehidupan yang telah
kau buat
Yang seharusnya ada di dalam hidupmu
Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, " Aku lupa "
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata, "
Tunggu sebentar "
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu
ketika kamu berkata, " Tinggalkan aku sendiri "
Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,
Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,
Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,
Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu
Dan sewaktu dia jauh darimu, dia akan selalu mendoakanmu dengan air
mata
Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati
daripada air mata yang keluar dari mata kita
Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus,
Sementara air mata yang tersembunyi,
Akan menggoreskan luka di dalam hatimu
yang bekasnya tidak akan pernah hilang
Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang,
Tetapi ketika cinta itu tulus...
meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah,
Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia
sewaktu kamu dapat mencintai seseorang
Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri...
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Atau karena ia tidak mempedulikan kita
Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu
Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya
Tetapi apabila kamu benar benar mencintai seseorang,
Jangan dengan mudah kita melepaskannya
Berjuanglah demi cintamu... Fight for your dream !
Itulah cinta yang sejati..
Bukannya seperti prinsip " Easy come.. Easy go... "
Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan
Daripada berjalan bersama orang " yang tersedia "
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
Daripada orang yang berada di " sekelilingmu "
Lebih baik menunggu orang yang tepat
Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat
Untuk dibuang dengan hanya " seseorang "
Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang paling
menyakiti hatimu
Dan kadang kala teman yang membawamu di dalam pelukannya
Dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari
Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat membangun orang lain, tetapi dapat juga menjatuhkannya
Bila bukan diucapkan pada orang, waktu, dan tempat yang benar
Ini jelas bukan sesuatu yang bijaksana
Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat berupa kebenaran ataupun kebohongan untuk menutupi isi hati
Kita dapat mengatakan apa saja dengan mulut kita
Tetapi isi hati kita yang sebenarnya tidak akan dapat dipungkiri
Apabila kamu hendak mengatakan sesuatu..
Tataplah matamu di cermin dan lihatlah kepada matamu
Dari situ akan terpancar seluruh isi hatimu
Dan kebenaran akan dapat dilihat dari sana
Label:
Puisi
Rabu, 04 Mei 2011
Puisi : Mengapa Kau Abaikan Aku…
Oleh : Sri Rejeki
Cobalah kau mengeri aku..
cobalah kau mengerti keinginnaanku..
wahai pujaan hatiku..
ku t’lah coba..memahami langkah hidupmu..
ku t’lah coba mengikuti maumu..
beribu langkah t’lah ku ayunkan untuk mengikutimu..
beribu kata t’lah ku coba dalam untaian nada indahku..
namun kau tak pernah mau mengertiku..
kau telah membisu dariku..
tanpa mau menyapaku kembali..di sini..
t’lah ku coba bertanya pada sang awan..namun tiada jawab..
t’lah kucoba berkirim tanya pada sang bayu..namun tiada kembali…
sang camar yang biasanya membawa kabarmu pun tak lagi bertandang..
Mengapa kau abaikan aku..
seperti tak pernah ada aku disampingmu…
kau anggap aku bagai angin yang berlalu darimu..
mengapa kau tak lagi menyapaku…seperti dulu..
Label:
Puisi
Rabu, 20 Oktober 2010
Kata Mutiara Cinta Sejati, Romantis, Motivasi Hidup dan Cinta. Hidup penuh cinta itu indah, untuk motivasi pacar ataupun pasangan kita, alangkah indah jika ada beberapa moment tertentu dimana kita memberikan kata motivasi cinta untuk hubungan yang lebih romantis.

Berikut ini adalah Kata Mutiara Cinta Sejati, Romantis, Motivasi Hidup dan Cinta yang sangat indah seperti puisi kata kata indah, puisi untuk wanita, atau puisi terbaru tentang perasaan jatuh cinta.
)
Sumber : http://katamotivasicinta.blogspot.com/2010/05/koleksi-mutiara-kata-kata-cinta-yang.html

Kata Mutiara Cinta Sejati, Romantis, Motivasi Hidup dan Cinta
Berikut ini adalah Kata Mutiara Cinta Sejati, Romantis, Motivasi Hidup dan Cinta yang sangat indah seperti puisi kata kata indah, puisi untuk wanita, atau puisi terbaru tentang perasaan jatuh cinta.
Cinta suci itu milik orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan.
Milik mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Milik mereka yang masih mencintai, walaupun mereka telah disakiti.
Dan milik mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan bahwa cinta bukan untuk sementara tetapi untuk selamanya.
Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanyalah mencintai pantulan dari diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.
Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
CINTA sejati adalah saat kau dapat merelakan CINTA itu bahagia, bukan untuk mendapatkannya.
Satu-satunya cara agar kita memperoleh kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. – Dale Carnagie -
Hanya cinta yang bisa, menaklukkan dendam
Hanya kasih sayang tulus, yang mampu menyentuh
Hanya cinta yang bisa, mendamaikan benci
Hanya kasih sayang tulus yang mampu MENEMBUS RUANG dan WAKTU
-Titi DJ-
“Cinta adalah kecondongan jiwa yang sangat kuat kepada satu bentuk yang sesuai dengan tabiatnya, maka jika pemikiran jiwa itu kuat mengarah ke sana, ia akan membayangkan bagaimana cara memperolehnya dan ia akan selalu mengharapkannya. Oleh karena terlalu memikirkan itu pula, biasanya penyakir baru akan selalu muncul bagi orang yang sedang jatuh cinta” -Imam Ibnu Jauzi-
Aku membawa segunung cinta untukmu
Sedang aku sesungguhnya tidak mampu membawa jubah dan aku begitu lemah
Cinta bukanlah bagian dari kebaikan dan tenggang rasa
Akan tetapi cinta adalah sesuatu yang karenanya jiwa terbebani dengan beban yang berat -Seorang Penyair-
“Tak ada di muka bumi yang lebih menderita dari pemabuk cinta.
Manakala hasratnya telah tercapai, hanya pahit yang dirasakan.
Kaulihat hari-harinya adalah tangis dan air mata.
Khawatir akan perpisahan dan larut dalam cinta.
Kala jauh menangis karena dilanda kerinduan.
Saat dekat pun menangis karena takut perpisahan.
Matanya selalu penuh air mata kala bersamaan dan mengalir deras saat dipisahkan.”
- sebuah syair di Shaidul Khatir, Aljauzy-
Suatu malam kutanya cinta: “Katakan, siapa sesungguhnya dirimu?”Itulah “Kata Mutiara Cinta Sejati, Romantis, Motivasi Hidup dan Cinta” semoga bisa menambah kekuatan cinta kita dan menambah semangat kita tentang perasaan jatuh cinta. (lebay
Katanya: “Aku ini kehidupan abadi, aku memperbanyak kehidupan indah itu.”
Kataku: Duhai yang di luar tempat, di manakah rumahmu?”
Katanya: “Aku ini bersama api hati dan du luar mata yang besar. Aku ini tukang cat, karena akulah setiap pipi berubah jadi warna kuning. Akulah utusan yang ringan kaki, sedangkan pecinta adalah kuda kudusku.
Akulah merah padamnya bunga tulip, Akulah manisnya meratap, penyibak segala yang tertabiri…”
Lewat cintalah semua yang tembaga akan jadi emas.
Lewat cintalah semua yang endapan akan jadi anggur murni.
Lewat cintalah semua kesedihan akan jadi obat.
Lewat cintalah si mati akan jadi hidup.
Lewat cintalah raja akan jadi budak.
-Syair Rumi-
Sumber : http://katamotivasicinta.blogspot.com/2010/05/koleksi-mutiara-kata-kata-cinta-yang.html
Label:
Puisi
sahabatku………
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam
sumber : anonim
Label:
Puisi
Maafkan aku tak bisa memahami maksud amarahmu
Membaca dan mengerti isi hatimu
Ampuni aku yg telah memasuki kehidupan kalian
Mencoba mencari celah dalam hatimu
Aku tahu 'ku takkan bisa
Menjadi s'perti yang engkau minta
Namun selama nafas berhembus aku kan mencoba
Menjadi seperti yang kau minta
Ampuni aku yang telah memasuki kehidupan kalian
Mencoba mencari celah dlm hatimu
Aku tahu 'ku takkan bisa
Menjadi yang s'perti engkau minta
Namun selama nafas berhembus aku kan mencoba
Aku tahu dia yang bisa
Menjadi s'perti yang engkau minta
Namun selama aku bernyawa aku kan mencoba
Menjadi s'perti yang kau minta
Membaca dan mengerti isi hatimu
Ampuni aku yg telah memasuki kehidupan kalian
Mencoba mencari celah dalam hatimu
Aku tahu 'ku takkan bisa
Menjadi s'perti yang engkau minta
Namun selama nafas berhembus aku kan mencoba
Menjadi seperti yang kau minta
Ampuni aku yang telah memasuki kehidupan kalian
Mencoba mencari celah dlm hatimu
Aku tahu 'ku takkan bisa
Menjadi yang s'perti engkau minta
Namun selama nafas berhembus aku kan mencoba
Aku tahu dia yang bisa
Menjadi s'perti yang engkau minta
Namun selama aku bernyawa aku kan mencoba
Menjadi s'perti yang kau minta
Label:
Puisi
itu tak menyurutkan sifatmu yang rahim
tak menyurutkan cinta pada anakmu ini
anak yang sering mendurhakaimu
Kini…
seharian kau terbaring di kamar
menahan sakit yang telah lama kau derita
Dengan tubuhmu yang lemah
kau datang menghampiriku
membelai rambutku penuh kasih
dan mengatakan…
Nak, maafkan ibu selama ini
maafkan ibu jika tidak dapat memenuhi kebutuhanmu
maafkan ibu jika sering memarahimu
maafkan ibu jika sering menyuruhmu
itu semua ibu lakukan…
karena ibu sayang kamu
Anakku,
jadilah kamu permata hidup
jadilah kamu seorang pembela kebenaran
kelak jikalau kau besar nanti
Anakku,
ingatlah akan maut
yang siap menjemput
kapanpun tanpa menunggu waktu
Tak terasa….
air mata berlinang di pipiku
aku tak sanggup berkata apapun
hanya hati yang bicara
aku akan menjadi seperti yang kau minta
menjadi manusia sejati dambaan umat
Label:
Puisi
Senin, 18 Oktober 2010
Senja mengendap
Baris langit pudar
Cahaya tercecar
Baris langit pudar
Cahaya tercecar
Pada matamu aku terkenang
Dialah yang kerap menerawang
Di antara gelap dan terang
Serupa aksara yang kau pahami
Hanya kau sendiri
Di antara gelap dan terang
Serupa aksara yang kau pahami
Hanya kau sendiri
Langkah telah berpangkal pada hari yang lelah
Tak tersisa lagi waktu untuk dimusnahkan
Tak tersisa lagi waktu untuk dimusnahkan
Musim bersuka telah hilang jumlah dan perhitungan
Kecewa dan percaya bukanlah wadah bagi angka-angka
Ke dalam kenangan mereka bersembunyi
Ke dalam hening mereka pernah bernyanyi
Kecewa dan percaya bukanlah wadah bagi angka-angka
Ke dalam kenangan mereka bersembunyi
Ke dalam hening mereka pernah bernyanyi
Jika surut bintang bermanja di langitmu
Biarlah subuh benderang
Sebagai awal sebuah kalam
Kala namamu syahdu tenggelam
Biarlah subuh benderang
Sebagai awal sebuah kalam
Kala namamu syahdu tenggelam
Cirebon, 15 Oktober 2010
Mencoba menulis puisi
*foto diambil dari www.duniamimpi2.blogspot.com
Mencoba menulis puisi
*foto diambil dari www.duniamimpi2.blogspot.com
Label:
Puisi
Minggu, 17 Oktober 2010
Kubekukan wajahmu
ketika ada bias senyum mengembang
agar senyum itu tetap ada
abadi tak lekang waktu
kugantung pada dinding kamar kalbuku
tanpa bingkai tanpa kaca
seperti patung pancoran
Kunanti sudah senyum itu sejak tahunan yang lalu
ketika ada bias senyum mengembang
agar senyum itu tetap ada
abadi tak lekang waktu
kugantung pada dinding kamar kalbuku
tanpa bingkai tanpa kaca
seperti patung pancoran
Kunanti sudah senyum itu sejak tahunan yang lalu
Kutatap wajah itu tak berkedip
Tetap hambar terkadang kecut
Tak ada kata cerita yang membuatnya tersipu
Tak ada tingkah yang mendorong bibirnya beringsut
Tak ada nada indah yang meronakan pipinya
Entah apa yang bergejolak dalam jiwanya
Entah apa yang berkecamuk dalam pikirannya
Tetap hambar terkadang kecut
Tak ada kata cerita yang membuatnya tersipu
Tak ada tingkah yang mendorong bibirnya beringsut
Tak ada nada indah yang meronakan pipinya
Entah apa yang bergejolak dalam jiwanya
Entah apa yang berkecamuk dalam pikirannya
Cermin itu tetap tak beriak
Tenang tak terukur
Diam tak terduga
Ingin rasanya kukatakan
Tenang tak terukur
Diam tak terduga
Ingin rasanya kukatakan
Senyum itu cermin jiwa
Senyum itu lukisan hati
Senyum itu gambaran kalbu
Adakah senyum mengembang
Senyum itu lukisan hati
Senyum itu gambaran kalbu
Adakah senyum mengembang
Saat jiwa tersayat melihat penderitaan?
Adakah senyum tersipu
Dikala hati hancur luluh menyaksikan ketidakadilan?
Adakah senyum terpatri
Melihat penindasan smakin merajalela?
Ingin rasanya mengambil wajah beku dengan senyumnya
Mengukur kemiringan bibirnya
Adakah senyum tersipu
Dikala hati hancur luluh menyaksikan ketidakadilan?
Adakah senyum terpatri
Melihat penindasan smakin merajalela?
Ingin rasanya mengambil wajah beku dengan senyumnya
Mengukur kemiringan bibirnya
Derajat cekung pipinya
Jarak rona antara pipi dan kelopak mata
Agar setiap orang dapat mempelari
Mempraktikkan senyum-senyum tulus
Lalu untuk apa?
Bukankah senyum adalah cermin jiwa?
Jarak rona antara pipi dan kelopak mata
Agar setiap orang dapat mempelari
Mempraktikkan senyum-senyum tulus
Lalu untuk apa?
Bukankah senyum adalah cermin jiwa?
Yang jelas senyum itu tidak untuk dijual
Mari lakukan sesuatu!
Agar senyum mengembang di rumah, sekolah,
warung, pasar, laut, sawah dan segala tempat
Jiwa-jiwa bahagia, tenang terpancar senyum tulus
Dalam bingkai wajah merona
Akupun tak perlu membekukan wajah senyummu lagi.
Mari lakukan sesuatu!
Agar senyum mengembang di rumah, sekolah,
warung, pasar, laut, sawah dan segala tempat
Jiwa-jiwa bahagia, tenang terpancar senyum tulus
Dalam bingkai wajah merona
Akupun tak perlu membekukan wajah senyummu lagi.
Srengseng Sawah, 22 November 2009
Label:
Puisi
aku bukan kau
aku bukan dia
aku bukan mereka
aku bukan dia
aku bukan mereka
aku adalah aku
jangan paksakan pikiranmu padaku
jangan terapkan aturanmu padaku
jangan desakkan caramu padaku
jangan paksakan pikiranmu padaku
jangan terapkan aturanmu padaku
jangan desakkan caramu padaku
aku punya pikiran aturan dan caraku sendiri
kau bukan aku
dia bukan aku
mereka bukan aku
dia bukan aku
mereka bukan aku
aku adalah aku
biarkan aku berfikir dengan otakku sendiri
biarkan aku bertingkah dengan normaku sendiri
biarkan aku bekerja dengan caraku sendiri
biarkan aku berfikir dengan otakku sendiri
biarkan aku bertingkah dengan normaku sendiri
biarkan aku bekerja dengan caraku sendiri
biarkan aku menjadi tuan bagi diriku sendiri
Label:
Puisi
mAhAsiSwA
Hanya itukah ilmu mu?
Belajar untuk melempar batu…
Di tengah jembatan kau adu uratmu…
Sesama saudara membunuh tanpa malu…
Hanya itukah ilmu mu?
Meneriakkan kata setia dengan jiwa…
Namun melepasnya dalam sekejap mata…
Dan lihatlah pendahulumu di ’98…
Mereka berdarah….berkorban…
Tumbangkan rezim tegakkan reformasi…
Dan lihat dirimu…
Yang darahnya tertumpah sia-sia..
Tanpa guna suatu apa..hanya derita dan jerit tanpa nyawa…
Hai kau di sana!!!!!
Masihkah kau mengaku mahasiswa?!
Label:
Puisi
Langganan:
Postingan (Atom)





